Jumat, 02 Oktober 2015

Konsep Keperawatan


     TEORI KEPERAWATAN
1.) Florence Nightingale (1860)
    " Teori Environment " dicetuskan oleh Florence Nightingale yang merupakan Ibu dari keperawatan modern. Tujuan keperawatan : Untuk memfasilitasi
proses penyembuhan tubuh dengan memanipulasi lingkungan klien.(Torres,1986).Nightingale tidak memandang perawat secara sempit yang hanya sibuk dengan masalah pemberian
obat dan pengobatan,tetapi lebih berorientasi pada pemberian udara,lampu,kenyamanan,lingkungan,kebersihan,dan nutrisi yang adekuat (Nightingale, 1860;Torres,1986).
Nightingale mencatat dalam proses keperawatanya bahwa observasi atau pengkajian bukan demi berbagai informasi atau fakta yang mencurigakan. Tetapi demi penyelamatan hidup
dan meningkatkan kesehatan dan keamanan.

2.) Dorothe Orem (1971)
    " Teori Self Care " menekankan pada kebutuhan klien tentang perawatan diri sendiri. Tujuan : Untuk merawat dan membantu klien mencapai perawatan diri
secara total. Menurut Orem, asuhan keperawatan diperlukan ketika klien tidak mampu memenuhi kebutuhan biologis, psikologis, perkembangan dan sosial.

3.) Callista Roy
    " Teori Adaptasi " memandang klien sebagai suatu sistem adaptasi. Tujuan : membantu seseorang untuk beradaptasi terhadap perubahan kebutuhan fisiologis, konsep diri,
fungsi peran dan hubungan interdependensi selama sehat dan sakit. Pandangan serta nilai dari teori ini :
-Manusia sebagai biopsikososial berinteraksi degan lingkungannya.
-Untuk mencapai keadaan homeostatis atau terintegrasi seseorang harus beradaptasi sesuai dengan perubahn yang terjadi.
Tiga tingkatan adaptasi :
    - Focal stimulasi
    - Kontekstual stimulasi
    - Residual stimulasi
4 Mode Sistem Adaptasi :
    1. Fungsi fisiologis : oksigenasi,nutrisi,istirahat tidur,integritas kulit,indera,cairan dan elektrolit,neurologis, endokrin.
    2. Konsep diri : mengenal pola-pola interaksi sosial dan berhubungan dengan orang lain.
    3. Fungsi peran : proses penyesuaian yang berhubungan dengan bagaiman peran seseorang dalam mengenal pola interaksi sosial.
    4. Interdependent : Kemampuan seseorang tentang mengenal pola kasih sayang,cinta yang dilakukan melalui hub. secara interpersonal pd individu/kelompok.

4.) Virginia Handerson (1955)
    Membantu individu yang sakit dan sehat dalam melaksanakan aktivitas yang memiliki kontribusi terhadap kesehatan dan penyembuhan dimana individu dibantu secara
cepat untuk mendapatkan kembali kemandiriannya untuk memenuhi 14 kebutuhan dasar Handerson.14 kebutuhan dasar :
1. Bernapas secrara normal
2. Makan dan minum cukup
3. Eliminasi
4. Bergerak dan mempertahankan posisi yang dikehendaki
5. Istirahat dan tidur
6. Memilih cara berpakaian
7. Mempertahankan temperatur tubuh
8. Menjaga kebersihan dan kerapian
9. Menghindari bahaya dari lingkungan
10. Berkomunikasi dengan orang lan
11. Beribadah menurut keyakinan
12. Bekerja yang menjanjikan prstasi
13. Bermain dan berpartisipasi
14. Belajar, menggali dan memuaskan rasa keingintahuan

5.) Betty Neuman
    Neuman meyakini bahwa keperawatan memperhatikan manusia secara utuh. Tujuan : membantu individu, keluarga dan
kelompok dalam mencapai dan mempertahankan tingkat kesehatan yang optimal.
Upaya pencegahan adanya reaksi akibat stressor :
1. Pencegahan Primer : dapat meliputi berbagai tindakan keperawatan untuk mengidentifikasi adanya stressor, mencegah
reaksi tubuh karena adanya stressor serta mendukung koping pada pasien secara konstruktif.
2. Pencegahan sekunder : berbagai tindakan keperawatan yang dapat mengurangi/menghilangkan gejala penyakit serta reaksi tubuh
lainnya karena adanya stressor.
3. Pencegahan tersier : pengobatan secara rutin dan teratur terhadap adanya kerusakan lebih lanjut dari komplikasi
suatu penyakit.

6.) Jean Watson
    Teori Pengetahuan Manusia dan Merawat Manusia. Tolak ukur pandangan watson ini didasari pada unsur teori kemanusiaan.
4 cabang kebutuhan manusia yang saling berhubngan :
- Kebutuhan Biopysical : makanan, eliminasi, ventilasi
- Kebutuhan psikofisikal : aktivitas/istirahat dan seksualitas
- Kebutuhan psikososial : berprestasi, berorganisasi
- Kebutuhan intra-interpersonal : aktualisasi diri.



Sandi Ovinia Putri

Tidak ada komentar:

Posting Komentar